|
Ditulis oleh ynbs
|
Pada hakekatnya Retret adalah meninggalkan segala hiruk pikuk ke " dunia " an dan masuk ke dalam ke " ilahi " an. Ada beberapa masalah krusial yang membuat SMP Santa Maria bertekad terus mengadakan retret meski dihadapkan kendala yang tinggi untuk setiap penyelenggaraannya :
Mayoritas orang tua siswa SMP Santa Maria mempunyai profcsi dagang, yang dalam kesibukannya menjadikan waktu, pengawasan, dan perhatian terhadap anak sangat kurang. Kemajuan teknologi, khususnya teknologi informasi yang bersifat pornografi sangat mudah didapat, apaiagi usia siswa SMP adalah masa yang sangat rentan terhadap pornografi tersebut. Perwujudan visi - misi SMP Santa Maria untuk menempatkan kepentingan siswa menjadi prioritas pertama dan utama dari seluruh kegiatan sekolah.
Maka saya berharap retret ini benar-benar bisa memberi bekal kerohanian siswa, agar mampu bertahan terhadap bahaya keduniawian, mampu mengendalikan dan tidak justru diperbudak oleh kemajuan teknologi.
Pada kesempatan ini saya sampaikan terimakasih kepada panitia, pendamping retret, dan orang tua murid yang telah memberi dukungan demi terselenggaranya retret ini.
Semoga Tuhan yang Mahaesa memberkati upaya ini demi terciptanya manusia-manusia pembaharu menuju terciptanya masyarakat sosial yang lebih bermakna. Oleh Kepala SMP Santa Maria, Paulus Harry Djoko Purnomo.
|